Sajak Indomaret

Bayangkan semua bangunan kanan kiri jalan sudah jadi indomaret

Semuanya

Kamu juga tinggal di salah satunya, indomaret itu

Tidur di antara jual beli dan kapitalisme lainnya,

pasta gigi, aqua, sabun, sempak, mantol, kondom, tapi tidak ada BH.

Pernah bertanya kenapa? Kenapa indomaret tidak menjual BH? Entahlah

Kemudian, kamu tertelan sinar lampu indomaret yang lebih terang dari masa depanmu

Bercanda. Baris barusan hanya kalimat satir hiperbolis. Agar lucu, nyatanya tidak.

Tapi serius, walau serius sudah ganti vokalis, bayangkan semua bangunan adalah indomaret.

Hanya ada rumah satu dua yang nyempil di lautan indomaret yang kaummu tinggali.

Apa yang mereka jual? Apa yang dijual rumah satu dua itu?

Apa yang dimiliki rumah yang tidak dimiliki indomaret?

Jawabannya:

Alasan untuk menghindari dunia; Keluarga.

“Maaf ya, absen. Ada acara keluarga.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s