Bapak dari Bapak

Kakek tua bersepeda tiga di jalan raya. Satu ditunggangi seperti biasa, satu didorong dengan tangan kanan, dan satu lagi entah bagaimana seperti diikat di sisi kiri dengan tetap dapat berjalan selayaknya sepeda. Dari tiga sepeda, ada yang berwarna merah muda dan ada yang hijau tua kalau tidak salah. Satu yang sisanya berwarna netral yang entah apa, lupa. Tak tahu bagaimana, si kakek bisa mengendarai sekaligus tiga sepeda untuk membelah jalan kalasan jogja,  melewati tempat penghilangan titit yang terkenal di mana-mana.

“Buat apa bapak tua itu bersepeda tiga di jalan raya?”

“Entahlah. Mungkin untuk cucu-cucunya.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s