Balon-Balon yang Terlepas

Dari kejauhan terlihat bapak tua itu hanya berdiri di pinggir trotoar, tepat di bawah tingginya pohon jalanan yang kanopinya meneduhkan.  Wajahnya berkerut-kerut dan keriput. Ia cemberut. Kepalanya mendongak ke atas, seolah mencari-cari sesuatu yang hanya ia yang tahu. Kemudian pandangannya terkunci di satu titik di atas rentang lengan pohon. Dipertahankan dongakan serta pandangan itu beberapa waktu. Cukup lama. Seolah merenungkan sesuatu untuk dilakukan.

Setelah cukup lama, pandangannya diturunkan. Kini kepalanya ditundukkan.
Sambil menunduk, bapak itu berjalan pulang.
Ia menangis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s