Kelambu Kelabu Sendu

Apakah sudah terlalu larut?
Untuk berkeluh kesah dan berkisut
Sejenak lelah terbelah-belah, deras berlimpah
Tapi tak kunjung jua pisah
Keluh pula tak segera berucap
Sebab sombong terlalu merongrong dalam kerongkong
Tinggal, sembunyi, dan menanti
Siapa tau setelah ini tak perlu dibagi, bujuknya pada diri
Jadi tak perlu ada siapa-siapa tahu
Apa-apa tentang aku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s