Fantasi

Silakan duduk. Lepaskan celanamu, juga bajumu. Lihat paha kirimu yang tak terbungkus, polos, tanpa apapun. Lihat setiap detailnya. Di atasnya tergantung secara horizontal sebuah pisau dapur yang cukup besar. Mungkin pisau itu untuk memotong daging pada umumnya. Pisau itu mendekat, makin dekat dengan pahamu. Matanya menempel di pahamu. Matanya merasakan kulitmu, bersentuhan tapi belum tergores. Mulailah ia menari ke kanan ke kiri mencoba mencumbu kulitmu yang masih baru. Goresan pertama! Darah merah keluar dari garis yang masih kecil. Perlahan lagi dari kiri ke kanan ditariknya pisau melewati pahamu, membuat sobekan tadinya lebih lebar. Dari kanan kembali ke kiri menekan ke pahamu lebih dalam lagi. Sobek, kulitmu sobek, dagingmu sobek! Darah banyak sekali, kamu tidak bisa menyangka darah bisa keluar dari tempat itu sayatan melintang nan rupawan dari sang pisau. Indah bukan?

Coba kau lihat perutmu. Sedari tadi sudah bersarang tombak yang menembus tepat melewatinya. Perutmu terasa ditekan, menembus ke punggungmu. Pantas sejak tadi kau merasa mual, lambung sudah berlubang juga. Diameter lima sentimeter cukup besar untuk berada di perutmu. Ah aku lelah. Coba kutarik perlahan tombak itu, siapa tahu bisa mengurangi mualmu. Tarikan perlahan. Perutmu serasa ditarik, tapi rasanya aneh, sakit, mual. Rasakan setiap senti kayu tebal yang berusaha permisi melewati perut berlubangmu. Tertawalah, tiada hal lain yang bisa dilakukan.

Hadiah terakhir, masih ingat pisau tadi? Tenang, aku punya yang lebih kecil. Pisau dapur biasa. Buka matamu, agar aku bisa melihatnya dengan jelas. Mana yang lebih kau sukai? Yang kanan atau yang kiri? Sepertinya yang kanan. Baiklah, sepertinya pisau ini ingin memelukmu, memeluk matamu, yang kanan. Ujungnya bercumbu dengan matamu, korneamu. Menembusnya bagai bakso mungkin, kenyal awalnya namun akhirnya tertembus juga. Merah darah. Bukankah kau suka merah?

Advertisements

One thought on “Fantasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s